“People think a soul mate is your perfect fit, and that's what everyone wants. But a true soul mate is a mirror, the person who shows you everything that is holding you back, the person who brings you to your own attention so you can change your life.

A true soul mate is probably the most important person you'll ever meet, because they tear down your walls and smack you awake. But to live with a soul mate forever? Nah. Too painful. Soul mates, they come into your life just to reveal another layer of yourself to you, and then leave.

A soul mates purpose is to shake you up, tear apart your ego a little bit, show you your obstacles and addictions, break your heart open so new light can get in, make you so desperate and out of control that you have to transform your life, then introduce you to your spiritual master...”
Elizabeth Gilbert -

Sunday, 24 August 2014

Ego

Mau cerita soal aku dan si mr. Oke minggu kemarin. Ceritanya, malam minggu, minggu kemarin, kami "perang" , ribut tapi lewat bahasa tulis. Waktu kejadian sekitar jam 11-12 malam. Aku lagi angot, si mr. Oke juga ga kalah angot. Dan terjadilah. Di malam minggu, waktu yang seharusnya kami gunakan buat pacaran, malah kami gunakan buat adu argumen dan saling menyalahkan. Bisa di tebak, di akhir pertengkaran, aku nangis wkwkwkk. Dan setelah itu kami diam. Maksudnya, kami saling diam ga bertegur sapa hingga beberapa hari. Aku cukup egois. Dia pun begitu.

Selama beberapa hari ga saling tau kabar, aku ngerasa sesak. Ga enak, kepikiran dia tapi masih bertahan dengan ego. Ya, itulah aku. Jika sang ego bermain, aku lebih pilih sakit sendiri daripada mengalah. Jelek banget ya sifatku? ^^'  Selama "masa diamku", banyak pikiran ga baik datang silih berganti. Termasuk pikiran "kok dia ga cari aku? Dia ga sayang sama aku" yang nambahin down wkwkwwk. Dan malam itu, hari rabu malam, sepulang dari kantor aku berdiam di kamar mama. Nonton tv dan ngobrol ringan berdua dengan si mama. Tiba - tiba mr. Oke telpon. Aku seneng banget. Senyumku mengembang. Aku angkat, dari sebrang si mr. Oke dengan suara khasnya bertanya : " kok kamu ga cari aku?"  Ting tong... aku diam sesaat. Padahal pengen ngakak. Tapi jaim, jadinya aku malah balik tanya "kamu juga kenapa ga cari aku?"  Setelah itu si mr. Oke bilang " yaudah" lalu klik. Telpon mati. Aku ga mau dong pertengkaran kami berlanjut. Aku balik telpon. Kami baikan lagi :D

Makasih banget buat kamu, mr. Oke. Terima kasih udah kalahin ego kamu dulu buat cari aku. Aku sayang kamu tanpa koma ^^

No comments:

Post a Comment