A true soul mate is probably the most important person you'll ever meet, because they tear down your walls and smack you awake. But to live with a soul mate forever? Nah. Too painful. Soul mates, they come into your life just to reveal another layer of yourself to you, and then leave.
A soul mates purpose is to shake you up, tear apart your ego a little bit, show you your obstacles and addictions, break your heart open so new light can get in, make you so desperate and out of control that you have to transform your life, then introduce you to your spiritual master...”
― Elizabeth Gilbert -
Thursday, 17 October 2013
Hampa
Saturday, 5 October 2013
3 hari
HANYA ADA 3 HARI DALAM HIDUP INI..!!
HARI KEMARIN.....
Kamu tak bisa mengubah apapun yg telah terjadi..
Kamu tak bisa menarik perkataan yg telah terucapkan..
Kamu tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang kamu rasakan kemarin..
Biarkan hari kemarin lewat; LEPASKAN saja..
HARI ESOK..
Hingga mentari terbit esok hari,
Kamu tak tahu apa yg akan terjadi..
Kamu belum bisa melakukan apa-apa untuk esok hari..
Kamu tak mungkin tahu.., sedih atau ceria di esok hari..
Karena Esok hari belum tiba BIARKAN saja..
Yang tersisa kini hanyalah
HARI INI..
Pintu masa lalu telah tertutup..
Pintu masa depanpun belum tiba..
Pusatkan saja diri kamu untuk hari ini..
Kamu dapat mengerjakan lebih banyak hal untuk hari ini..,
Bila kamu mampu melupakan hari kemarin..
Dan melepaskan ketakutan akan esok hari..
Hiduplah HARI INI..
Karena masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit..
Hiduplah apa adanya..
Karena yang ada hanyalah hari ini..
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat.. Meski mereka berlaku buruk pada kamu..
Sayangilah seseorang sepenuh hati hari ini.. karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Terpujilah Tuhan..
Betapa Tuhan hidupkan kita dengan tujuan yang sangat baik. Semoga Tuhan
bimbing kita agar dapat mengerti setiap kejadian dan Hikmat yang
terjadi di dalam kehidupan kita. Aamiin..
Tuesday, 17 September 2013
Monday, 16 September 2013
Gombalan
Pagi ini gw telpon kakak. Gw berasa lagi jadi manusia paling abstrak. Well, sebenernya gw lagi butuh seseorang yang bisa tenangin gw. Gw pikir dia bisa karena dia sudah sangat lama mengenal gw. Yasudah, gw telpon dia. Ga pake lama setelah ucapan selamat pagi, tangis gw meledak. Kakak kebingungan dan bertanya kenapa. Ga ada kata lain keluar dari mulut gw selain "adek capek" dan setelahnya tangis gw kembali meledak. Dada gw sesak. Lumayan lama gw nangis heboh. Gw rasa dia mencoba mengerti tentang keadaan gw. Makanya dia ga banyak berkata. 20 menit, setelah tangis gw reda, kami ngobrol biasa. Gw udah bisa diajak komunikasi. Dan di tengah obrolan tadi gw sempat di gombalin. Seneng? Boro-boro. Gw berasa di tampar. Tiap kata nya bikin gw tercenung.
Kakak : dek, pagi ini dingin ga??
Gw : iya, dingin.
Kakak : Tapi ga sedingin hatimu dek.
Setelahnya gw diam. Hati gw dingin? Maybe.
Wednesday, 4 September 2013
Kuantitas vs kualitas
Sebelumnya gw berfikiran jika hubungan yang baik itu di lihat dari kualitasnya. Meskipun jarang bertatap muka, intensitas berdua kurang, asal hubungan itu berkualitas gak jadi soal. Beberapa tahun ini otak gw terdoktrin oleh pemikiran semacam itu sampai beberapa waktu belakangan ini gw berfikiran tentang kuantitas dalam suatu hubungan itu ternyata gak kalah penting. Seolah tersadar dengan konsep salah yang gw tanamkan, gw mencoba merenung dan berfikir ulang. Cukupkah hanya dengan kualitas tanpa menghadirkan kuantitas ?? Hasil perenungan gw berkata tidak bisa dan tidak cukup. Hubungan yang berkualitas itu perlu, tetapi kuantitas, intensitas kebersamaan dengan pasangan juga di perlukan. Bagaimanapun kuantitas itu membantu kita untuk menjaga rasa hangat dalam hubungan berpasangan. Lalu bagaimana dengan yang LDR?? boro-boro diapelin tiap minggu, dapat sms aja udah sujud sukur saking sibuknya pasangan :p yah itu gimana pinter-pinternya kita menjaga komunikasi. Sibuk boleh saja, toh itu demi masa depan. Tapi sempatkanlah untuk memberitahukan pasangan mengenai kesibukanmu. Jika ada waktu bertemu, pergunakanlah waktu yang ada dengan sebaiknya. Sharing dengan pasangan, saling bercerita mengenai apa yang terjadi selama tidak bertemu. Jika perlu, matikan handphone agar waktu yang kita miliki tidak terganggu oleh pekerjaan atau teman ketika sedang bersama pasangan. Berikan surprize atau kejutan kecil yang membuatnya senang. Gak harus berupa barang. Ajakan kencan dadakan pun bisa membuat pasangan mengembangkan senyum termanis yang dia punya. Well, suatu hubungan gak ditentukan oleh banyaknya kuantitas. Namun, kualitas yang di inginkan bisa kita dapatkan dari kuantitas.
Friday, 30 August 2013
I miss her...
Malam, dan tiba - tiba gw nangis sesenggukan. Well.. harus gw akuin, saat ini gw sedang berada dalam situasi sangat menyebalkan versi gw. Kalo lagi begini, gw inget nyokap hahahaha... gw kangen pelukan mama yang bikin gw tenang.
Sunday, 11 August 2013
Di cintai
Siapa sih yang gak suka di cintai? Semua orang pasti berharap untuk di cintai. Termasuk gw. Apalagi gw seorang perempuan, di mana cinta itu menjadi sebuah kebutuhan tersendiri. Ketika anak-anak, gw selalu berkhayal tentang gw nanti ketika beranjak dewasa. Kira - kira siapa yang akan jadi pasangan gw, seberapa besarkah cintanya ke gw, gimana respon keluarga gw. Khayalan melow dan alay kalo kata gw yang sekarang wkwkwkw.
Tahun pun berjalan. Gw sekarang sudah dewasa, bukan anak - anak yang penuh khayalan. Gw yang sekarang adalah wanita dewasa yang malah kadang sinis dengan yang namanya hidup. Gw yang sekarang bukan gw belasan tahun lalu. Umur gw hampir seperempat abad. Sungguh, waktu sudah membuktikan eksistensinya. Dan di perjalanan gw, gw bertemu seseorang. Gw bertemu dia ketika umur gw masih belasan. Seseorang yang luar biasa. Bibit bebet bobotnya sangat jelas. Dia cinta gw. Cinta banget. Harusnya, gw bahagia ada seseorang seperti dia yang mencintai gw. Tapi kenyataannya, gw ketakutan. Cintanya yang sangat besar menggenggam erat. Cintanya yang luar biasa bikin gw cari celah untuk keluar dari sangkar emas. Gw terbebani dengan cinta nya yang teramat.
Sekarang gw bingung. Cinta yang dulu gw mau justru sekarang gw gak mau. Berasa jadi manusia tidak bersyukur.