“People think a soul mate is your perfect fit, and that's what everyone wants. But a true soul mate is a mirror, the person who shows you everything that is holding you back, the person who brings you to your own attention so you can change your life.

A true soul mate is probably the most important person you'll ever meet, because they tear down your walls and smack you awake. But to live with a soul mate forever? Nah. Too painful. Soul mates, they come into your life just to reveal another layer of yourself to you, and then leave.

A soul mates purpose is to shake you up, tear apart your ego a little bit, show you your obstacles and addictions, break your heart open so new light can get in, make you so desperate and out of control that you have to transform your life, then introduce you to your spiritual master...”
Elizabeth Gilbert -

Wednesday, 4 September 2013

Kuantitas vs kualitas

Sebelumnya gw berfikiran jika hubungan yang baik itu di lihat dari kualitasnya. Meskipun jarang bertatap muka, intensitas berdua kurang, asal hubungan itu berkualitas gak jadi soal. Beberapa tahun ini otak gw terdoktrin oleh pemikiran semacam itu sampai beberapa waktu belakangan ini gw berfikiran tentang kuantitas dalam suatu hubungan itu ternyata gak kalah penting. Seolah tersadar dengan konsep salah yang gw tanamkan, gw mencoba merenung dan berfikir ulang. Cukupkah hanya dengan kualitas tanpa menghadirkan kuantitas ?? Hasil perenungan gw berkata tidak bisa dan tidak cukup. Hubungan yang berkualitas itu perlu, tetapi kuantitas, intensitas kebersamaan dengan pasangan juga di perlukan. Bagaimanapun kuantitas itu membantu kita untuk menjaga rasa hangat dalam hubungan berpasangan. Lalu bagaimana dengan yang LDR?? boro-boro diapelin tiap minggu,  dapat sms aja udah sujud sukur  saking sibuknya pasangan :p yah itu gimana pinter-pinternya kita menjaga komunikasi. Sibuk boleh saja, toh itu demi masa depan. Tapi sempatkanlah untuk memberitahukan pasangan mengenai kesibukanmu. Jika ada waktu bertemu, pergunakanlah waktu yang ada dengan sebaiknya. Sharing dengan pasangan, saling bercerita mengenai apa yang terjadi selama tidak bertemu. Jika perlu, matikan handphone agar waktu yang kita miliki tidak terganggu oleh pekerjaan atau teman ketika sedang bersama pasangan. Berikan surprize atau kejutan kecil yang membuatnya senang. Gak harus berupa barang. Ajakan kencan dadakan pun bisa membuat pasangan mengembangkan senyum termanis yang dia punya. Well, suatu hubungan gak ditentukan oleh banyaknya kuantitas. Namun, kualitas yang di inginkan bisa kita dapatkan dari kuantitas.

No comments:

Post a Comment