Dicintai tapi ga mencintai, sekarang ini, itu yang terjadi dalam kisah hidup gw. Gw pusing, karna hidup ga melulu cinta. Tapi hidup juga butuh cinta sebagai pewarna. Kemarin, gw ada ngomong serius ke si abang. Lewat chat. Kemarin itu, entah untuk keberapa kalinya dalam 9 bulan ini, gw nolak dia. Gw ga tau kenapa dia kukuh untuk milih gw sebagai pendamping. Dan gw juga ga tau kenapa gw masih kukuh untuk terus menolak. 9 bulan ini, gw ga tersentuh dengan perjuangannya. Bukannya hati gw dari batu. Gw masih punya perasan juga kok untuk ngerasa bersalah dan kasian. Gw ga buta dan ga tuli, gw tau gimana perjuangan dia. Gw tau gimana sakitnya si abang selama beberapa bulan ini karena penolakan - penolakan gw. Tapi .. gw ga mau jalani hubungan hanya karna faktor kasihan. Dia, berhak dapat yang lebih dari itu. Gw ga nolak dikatain jahat. Karena akan lebih jahat kalo gw cuma pura - pura.
Sampe sekarang, gw masih aja gagal paham, ketika dia bilang seiring waktu cinta akan tumbuh. Dia masih ingin terus mencoba. Kalo emang cinta itu bisa tumbuh, ga perlu waktu selama ini kan ya? Dan kalo emang bener bisa numbuh, gw ga akan naksir orang lain, seperti sekarang. Yah, seperti yang gw tulis dipostingan sebelumnya. Sekarang ini sudah bulan ke 3 dimana hati gw berpenghuni. Baru sebatas berpenghuni lho.. gw ga jadian. Baru sebatas naksir berat hahaha Dan gw sama sekali ga berencana, gw ga pernah mikir kalo gw bisa jatuh hati ama si onoh. Rasa itu tiba - tiba ngalir.
--------------------------------------------------------------------------------------------Dalam hal cinta,,,Puisi Karya Panji ramdana
pilihan akan menjadi penentu, di mana kita akan tinggal atau akan menetap. Karena ini adalah cinta.
Diantara mencintai dan dicintai, kau lebih memilih yang mana. Tentu saja jawaban kita tidak akan selalu sama, karena ini adalah cinta.
Karna setiap orang mempunyai jalan pikirannya masing-masing,
setiap orang mempunyai pilihannya masing-masing.
Kita mencintai seseorang tentu sangat membahagiakan kita dicintai seseorang itu pun sangat membahagiakan.
Jika kau memilih mencintai, tentu kau mempunyai alasannya tersendiri, begitupun jika kau lebih memilih untuk dicintai kau pun tentu memiliki alasannya tersendiri.
Aku tidak akan pernah bisa memaksamu untuk mempuyai jawaban sepertiku karena ini adalah cinta sulit diterka dan sulit untuk dicerna.
No comments:
Post a Comment