“People think a soul mate is your perfect fit, and that's what everyone wants. But a true soul mate is a mirror, the person who shows you everything that is holding you back, the person who brings you to your own attention so you can change your life.

A true soul mate is probably the most important person you'll ever meet, because they tear down your walls and smack you awake. But to live with a soul mate forever? Nah. Too painful. Soul mates, they come into your life just to reveal another layer of yourself to you, and then leave.

A soul mates purpose is to shake you up, tear apart your ego a little bit, show you your obstacles and addictions, break your heart open so new light can get in, make you so desperate and out of control that you have to transform your life, then introduce you to your spiritual master...”
Elizabeth Gilbert -

Friday, 10 March 2017

Teman

Teman. Ya sebatas itu gw sama si onoh. Mmm...  emang dari awal cuma teman kan ya??? Gw aja yang tiba - tiba berasa "terketuk" untuk dekat sama dia. Gw, lain ama dia. Gw lebih pake hati ketimbang logika. Jadi ketika hati gw ngerasain rasa yang beda ke dia, ya gw ikutin aja. Yuup! gw tipikal yang lebih ikutin kata hati ketimbang logika 😶

Berapa bulan gw dekat sama dia, gw bahagia walau dia itu nyebelin. Gw bersyukur dan berterima kasih bisa rasain gimana kupu-kupu terbang di perut. Sensasi yang aneh tapi gw suka.

Berapa bulan ini... gw selalu berharap dia bisa ngomong soal perasaan dia yang sebenarnya ke gw. Bukan dengan kasih jawaban yang bikin gw mikir, nebak - nebak karena serius gw ga bisa ngartiin dan ujungnya gagal paham. Lalu hari ini, dia tunjukin. Gw seneng? Ya. Seneng. Tapi sekaligus gw sedih. Asli.. rasanya sama persis saat Yan bilang, "nit, kita udahan aja" 😂😂😂😂😂

Nangis?? Iya. Gw nangis. Gw ga bisa kendaliin air mata yang terus aja ngalir. Berasanya sesak. Mmm ... misal, si onoh baca tulisan gw yang ini, gw harap dia ga ngerasa bersalah karna kecengengan gw dan atas apa yang uda terjadi hari ini.

Ini bukan salah lu.

Sekarang, gw pergi. Pilih pergi dari dia. Bukan karna gw benci si onoh ya. Kaga. Justru gw sayang sama dia. Gw ga mau nyusahin dia nantinya dengan perasaan - perasaan gw. Gw ga tau gw bakal bikin kekacauan yang gimana.

Bun... aku janji, aku bakal bahagia. Aku ingat - ingat pesanmu sewaktu ulang tahunku.

No comments:

Post a Comment