“People think a soul mate is your perfect fit, and that's what everyone wants. But a true soul mate is a mirror, the person who shows you everything that is holding you back, the person who brings you to your own attention so you can change your life.

A true soul mate is probably the most important person you'll ever meet, because they tear down your walls and smack you awake. But to live with a soul mate forever? Nah. Too painful. Soul mates, they come into your life just to reveal another layer of yourself to you, and then leave.

A soul mates purpose is to shake you up, tear apart your ego a little bit, show you your obstacles and addictions, break your heart open so new light can get in, make you so desperate and out of control that you have to transform your life, then introduce you to your spiritual master...”
Elizabeth Gilbert -

Tuesday, 28 October 2014

Majnun

Gw nampaknya mulai berubah jadi si majnun. Yah setidaknya begitu yang gw rasa. Gw mencintai mr. Oke. Teramat cinta sampai - sampai otak gw ga bisa berfikir jernih.

Pagi tadi, dua orang teman gw, diwaktu yang berbeda kasih kabar ke gw kalo mr. Oke uda dekat sama cewek lain. Temen gw juga kasih wejangan ke gw "sebaiknya gw berhenti berharap" Lu tau sakitnya? Jleb. Dalem nancep. Gw? Nangis. Ya..ya..ya.. cuma itu yang gw bisa. Butuh beberapa jam buat bisa tenang. Setelah tenang, gw putusin buat hapus semua foto mr. Oke dari hape gw. Apa gw merasa baikkan? Yupz. Sementara.

Gw berusaha mensugesti diri gw kalo semuanya akan baik-baik saja. Gw berusaha keras untuk itu. Gw coba tersenyum, ketawa senormal mungkin. Yah..ngurang-ngurangin khawatirnya nyokap gw lah ya. Gw bersikap wajar kayak ga ada apa-apa. Sampai akhirnya gw kudu tidur. Tapi gw ga bisa tidur. Gw ingat mr. Oke dan kami. Gw nangis, gw rindu dia tapi gw juga benci dia. Sempat muncul pikiran jahat. Seperti : "semua yg terjadi sudah terencana dari awal. Gimana dia bisa mutusin gw ampe pada akhirnya dia nuduh gw selingkuh"

Tapi pikiran jahat itu cuma sebentar. Berganti lagi dengan rasa rindu yang sangat. Muka dia kebayang di benak gw. Sampai akhirnya gw ga tahan dan gw ambil pigura berisi foto kami berdua yang uda gw simpan. Ya ampun... desperate banget gw ini

No comments:

Post a Comment